bekerja dengan keberkahan

bekerja dengan keberkahan
masjid AL-BARKAH Kota Bekasi

Selasa, 22 Maret 2011

OUT OF THE BOX

Come Out Of The Box. Raises ideas. Be creative. Make something different and more valuable. Salah satunya dalam acara Peletakan Batu Pertama. Pemikirannya, membuat acara tersebut beda dari biasanya. Tidak sama dengan yang umum terjadi, yaitu melulu dengan laporan dan sambutan kemudian di lokasi proyek meletakkan paving, batu belah, batu bata atau adukan pasir dan semen. Selesai.

Kegiatan rehab Rutilahu di kelurahan Durenjaya dilaksanakan melalui PNPM MP dan PAKET. Hingga saat ini telah direalisasikan 40 unit, 24 unit melalui PAKET dan 16 unit melalui PNPM MP. Rehab Rutilahu menjadi prioritas pertama dalam Renta dan Program Kerja LKM Durenjaya dan sangat didukung oleh Lurah Durenjaya. Melalui PAKEM Griya Firdaus, LKM Durenjaya melakukan rehab Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) sejumlah 14 unit dalam PAKET III. Total pendanaan Rp. 198.000.000 dengan rincian Rp. 64.000.000 (PAKET), Rp. 76.000.000 (APBD) dan Rp. 58.000.000 (Swadaya).

Peletakan batu pertama kegiatan rehab Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) PAKET III kelurahan Durenjaya kecamatan Bekasi Timur, rencananya akan dilaksanakan pada 27 Januari 2011. Penjadwalan mengalami perubahan terkait padatnya agenda pihak pemkot. Mundurnya jadwal tersebut, memberikan peluang pada LKM dan Tim Adv untuk melakukan loby pada pihak Entrostop, mitra dalam Soskamzar. Selanjutnya Pokja PAKET menetapkan Lounching Rutilahu Durenjaya dilaksanakan pada 5 Februari 2011.

Pada 1 Februari 2011, bertempat di teras Masjid Al – Maghfiroh RT 4 RW 6, dilakukan rapat kecil. Dihadiri LKM, PAKEM Griya Firdaus, Pengurus RT dan RW serta pelaksana proyek, rapat menghasilkan beberapa kesepakatan. Haji Epi bertanggung jawab untuk menyediakan 1 unit tenda. Mulyana selaku ketua PAKEM Griya Firdaus, akan mengerahkan 50 siswa SDN Durenjaya III. PAUD Al – Maghfiroh yang dikepalai oleh Ibu Imas, akan menurunkan 30 siswa dalam kegiatan lomba mewarnai. Slamet, staf kelurahan, bertanggung jawab dalam pengadaan bambu untuk umbul-umbul dan soundsystem. Para Ketua RT dan RW, bertugas untuk mendatangkan warga dan Tim Marawis dari majelis taklim setempat.

Pada 3 Februari 2011, dilakukan pemasangan umbul-umbul, banner dan spanduk. Umbul-umbul PNPM MP hasil Soskamzar, terpasang mulai dari awal Jalan Ampera Gang Padat Karya. Spanduk PAKET menjadi backrop di teras Masjid Al – Maghfiroh, tempat utama berlangsungnya acara. Bendera kecil “Ayo Peduli Membangun Bumi Patriot” sejumlah 50 pcs, disiapkan oleh Tim Adv untuk dikibarkan oleh para siswa.

Di bawah rintik hujan, 5 Februari 2011, Wakil Walikota DR. H. Rahmat Effendi, M.Si hadir beserta tamu lainnya. Turut hadir, yaitu Camat Bekasi Timur, SKPD dan DPRD. Kehadiran mereka disambut lambaian para siswa yang mengenakan seragam pramuka dan shalawat nabi yang dibawakan oleh Tim Marawis RW 6. Acara dimulai dengan laporan LKM, laporan Pokja PAKET, sambutan dan arahan Wawako. Acara ditutup dengan doa yang dibawakan oleh alim ulama RW 6.

Usai acara, Wawako berkenan meninjau kegiatan lomba mewarnai. Beliau melakukan sedikit dialog dengan salah satu peserta. Selanjutnya Wawako dan tamu lainnya mengunjungi rumah Ibu Uki Tukiyem, 1 dari 3 rumah yang direhab di RW 6. Taruna Widi Sakti Kalijaga, Fasilitator Teknik Tim Adv dan Mulyana memberikan penjelasan pada Wawako terkait kegiatan rehab tersebut. Sebelum meninggalkan lokasi, Wawako menyempatkan diri untuk melakukan neplok pada dinding rumah Ibu Uki Tukiyem.

Pada pukul 10.30 WIB, selepas Wawako dan tamu lainnya meninggalkan RW 6, acara dilanjutkan dengan game, kuis dan serah terima bantuan dari Entrostop. Muhammad Irsyad selaku Koordinator Lapangan, menyerahkan dana sejumlah Rp. 600.000 untuk rehab Rutilahu, souvenir 5 set, kaos 10 pcs, alat tulis 30 set dan piala pada peserta lomba. Pihak BNI yang datang di pengujung acara, diwakili Hika Kurnia Virgiantono – staf Marketing, juga berkenan menyerahkan 7 set souvenir pada LKM.

In rain, we pray, in order to do more for the community. Any kind is that simple.

“ALHAMDULILLAH....JALAN KAMI TIDAK BECEK LAGI!!!”

Kelurahan Jatisari, yang terletak di Kecamatan Jatiasih dengan titik koordinat 6,30 LS dan 1070 BT dan berbatasan langsung dengan sebelah Timur Kelurahan Jatiranggon, sebelah Barat Kabupaten Bogor, sebelah Selatan Kelurahan Jatirangga dan sebelah Utara Kelurahan Jatiluhur, merupakan salah satu wilayah yang penduduknya mayoritas bermata-pencaharian di bidang perdagangan. Sebagian besar pedagang di Kelurahan Jatisari berjualan keliling yang setiap harinya membutuhkan akses jalan. Namun, karena masih banyaknya jalan di wilayah Kelurahan Jatisari berupa tanah, sehingga setiap kali hujan turun jalan-jalan becek dan sulit untuk dilalui. Membuat para pengguna jalan apalagi para pedagang terhambat kegiatannya.

Tidak heran jika masyarakat Kelurahan Jatisari mengangkat masalah perbaikan jalan sebagai isu sentral dalam pembangunan di bidang lingkungan. Maka, ketika BKM Kelurahan Jatisari mendapat Program Penanggulangan Kemiskinan Terpadu (PAKET) Tahap II, masyarakat segera mengusulkan perbaikan jalan sebagai prioritas utama sesuai yang tercantum dalam Program Jangka Menengah (PJM) Pronangkis. Kemudian, masyarakat bersama BKM membentuk Panitia Kemitraan (PAKEM) yang beranggotakan 12 orang. Terdiri atas tokoh masyarakat, BKM, karang taruna, PKK, LPM, Pemerintah Kelurahan dan Dinas setempat. Mereka sepakat menamai PAKEM Margasari 1.

PAKEM Margasari 1, dibantu Dinas setempat melakukan survai dan pengukuran di lapangan guna memperoleh gambaran untuk penyusunan proposal. Dalam survai tersebut dihasilkan empat titik pengerjaan perbaikan jalan yang berada di empat RW, yaitu RW 02, RW 03, RW 05 dan RW 06 dengan kebutuhan biaya total Rp. 187.000.000. Sumber dana yang digunakan terdiri dari dana PAKET sebesar Rp.93.500.000 ditambah swadaya sebesar Rp.18.700.000 dan APBD Kota Bekasi Rp.74.800.000. Volume kegiatan mencakup 1.050 x 2 x 0,10 m.

Dana swadaya masyarakat sebagian besar dalam bentuk non-tunai, seperti tenaga kerja, sumbangan material bahan bangunan dan juga konsumsi selama pengerjaan perbaikan jalan. Ini disebabkan karena pengerjaannya dilakukan dalam bentuk gotong-royong antara panitia dengan masyarakat. Lama pengerjaan sekitar satu bulan.

Pelaksanaan kegiatan PAKEM Margasari 1 diawali dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Walikota, DR. H. Rahmat Effendi, M.Si pada 21 Januari 2010. Acara dihadiri oleh Staf Ahli Walikota, Satker, Dinas, Pokja PAKET, Camat dan seluruh Lurah di wilayah Kecamatan Jati Asih. Acara juga dimeriahkan dengan sambutan siswa SDN III Jatisari dan Tim Marawis RW 2. Kehadiran Wakil Walikota dan pejabat lainnya, memunculkan semangat, keyakinan dan kebanggaan pada BKM dan PAKEM serta umumnya pada masyarakat kelurahan Jatisari.

Melalui 4 tahapan pencairan, yaitu pada 16 Januari 2010 (Penarikan I), 26 Januari 2010 (Penarikan II), 5 Februari 2010 (Penarikan III) dan 22 Februari 2010 (Penarikan IV), 4 titik kegiatan jalan lingkungan di 4 RW dapat kami selesaikan. Hasilnya cukup membanggakan. Pengerjaan perbaikan jalan dalam PAKET II ternyata melebihi target awal. Yakni, terjadi pengembangan sepanjang 50 meter (setara biaya Rp. 8 juta). Perbaikan jalan ini melewati sekitar 440,5 meter tanah masyarakat yang sepakat dihibahkan dengan nilai Rp.135.525.000. Sehingga, total swadaya yang direalisasikan senilai Rp.179.038.000, dari yang semula direncanakan berjumlah Rp.18.700.000.

Dengan terbangunnya sebagian sarana jalan di wilayah kami, kini warga Kelurahan Jatisari tidak khawatir lagi apabila hujan turun.

BKM BAKTI MANDIRI

Drs Subagyono (021 – 95232215)

Rika Kartika (021 – 99649625)

Kelurahan Jatisari Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi.