bekerja dengan keberkahan

bekerja dengan keberkahan
masjid AL-BARKAH Kota Bekasi

Selasa, 28 Agustus 2012

Kegiatan GK 2012


Pameran
Kegiatan pameran dengan pemasangan stan
Pelaksanaan : 13, 14 dan 15 Sept 2012, jam 09.00 – 17.00.
Stan ukuran 2 m x 1,5 m, 1 meja dan 2 kursi plus listrik.
Konfirmasi paling lambat : 3 September 2012.
Biaya Pendaftaran : Rp. 300.000
BKM/KSM gratis. Jika banyak peminat à seleksi.
Stan hanya tersedia : Sponsor (14 unit),BKM/KSM/ Kampus/SMA (12 unit), SKPD (4 unit), total (30 unit).

Lomba Kreativitas
Kelas 1 – 3 SMA/MA/SMK dan PKK.
Surat pengantar ditandatangani Kepala Sekolah/PKK.
Tim beranggotakan maksimal 3 orang
Tiap sekolah maksimal mengirimkan 3 tim
Pelaksanaan : 13 Sept 2012, pukul 13.00 – 17.00 WIB.
Karya berupa tas, bahan daur ulang : kemasan plastik.
Karya dibuat di lokasi pameran - karya tetap milik  peserta
Karya dapat dijual selama kegiatan pameran
Menyertakan Biodata Peserta
Konfirmasi paling lambat : 3 September 2012
Biaya Pendaftaran : Rp. 20.000

Lomba Mewarnai
TK dan PAUD - Usia maksimal 6 tahun.
Surat pengantar yang ditandatangani Kepala Sekolah
Pelaksanaan : 14 Sept 2012, pukul 09.00 – 11.00 WIB.
Kertas gambar disediakan panitia
Membawa alat gambar dan meja gambar
Menyertakan Biodata Peserta
Konfirmasi paling lambat : 3 September 2012
Biaya Pendaftaran : Rp. 15.000 (termasuk snak).

Lomba Menggambar
Kelas 4 – 6 SD
Surat pengantar yang ditandatangani Kepala Sekolah
Pelaksanaan : 14 Sept 2012, pukul 13.00 – 15.00 WIB.
Gambar bertema : perjuangan.
Kertas gambar disediakan panitia
Membawa alat gambar dan meja gambar
Menyertakan Biodata Peserta
Konfirmasi paling lambat : 3 September 2012
Biaya Pendaftaran : Rp. 15.000 (termasuk snak)

Lomba Baca Puisi
Kelas 1 – 3 SMP
Surat pengantar yang ditandatangani Kepala Sekolah
Pelaksanaan : 14 Sept 2012, pukul 14.00 – 17.00 WIB.
Puisi disiapkan panitia, diperkenankan menggunakan alat pengiring berupa suling, harmonika dan atau gitar.
Menyertakan Biodata Peserta
Biaya Pendaftaran : Rp. 15.000 (termasuk snak)

Lomba Poster
Mahasiswa - Surat pengantar Kepala Jurusan atau TU
Pelaksanaan : 15 Sept 2012, pukul 09.00 – 12.00 WIB.
Tim beranggotakan maksimal 3 orang
Tiap kampus maksimal mengirimkan 3 tim
Tema : ajakan untuk peduli dan berpartisipasi dalam membangun kota bekasi
Media gambar : kertas A3 disediakan panitia.
Alat gambar : bebas
Menyertakan Biodata Peserta
Konfirmasi paling lambat : 3 September 2012
Biaya Pendaftaran : Rp. 20.000

Lomba Photo Kegiatan PNPM
Peserta adalah BKM.  Maksimal 2 photo/peserta.
Surat pengantar ditandatangani Koordinator BKM.
Penjurian : 15 September 2012, pukul 13.00 – 15.00 WIB.
Ukuran photo 10 R.
Di belakang photo : judul, tanggal dan lokasi kegiatan.
Tidak boleh ada tulisan dalam bentuk apapun di photo.
Kegiatan Lingkungan, Sosial dan Ekonomi dll (sosialisasi-pelatihan) periode   1 Januari 2011 – 31 Agustus 2012.
Pengiriman photo paling lambat : 3 September 2012
Biaya Pendaftaran : Rp. 20.000.

Sekilas Gelar Karya PNPM MP 2012


I. LATAR BELAKANG
Pelaksanaan PNPM MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat – Mandiri Perkotaan) di kota Bekasi diawali pada tahun 2007. PNPM MP merupakan lanjutan dari  P2KP (Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan). PNPM MP dilaksanakan di 56 kelurahan yang tersebar dalam 12 kecamatan.
Dalam pelaksanaannya, masih terdapat kekurangan, antara lain : tingkat sosialisasi yang masih belum maksimal di tingkat kota, baik pada lembaga pendidikan, swasta, maupun masyarakat umum. Di sisi lain, partisipasi masyarakat dan kelompok peduli serta SKPD masih minim peran sertanya dalam merealisasikan usulan kegiatan masyarakat yang tercantum dalam PJM Pronangkis (Perencanaan Jangka Menengah Program Penanggulangan Kemiskinan). PJM yang ada cenderung hanya difasilitasi dengan dana BLM (Bantuan Langsung Masyarakat) yang telah dialokasikan melalui skema proyek, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD melalui DDUB (Dana Daerah Urusan Bersama).
Kaitannya dengan pemanfaatan BLM, bahwa masih ada pemahaman di masyarakat dan pelaku lain, bahwa BLM hanya untuk sekedar memenuhi kebutuhan masyarakat miskin. Di luar itu, BLM merupakan media bagi pembelajaran bagi siapapun, masyarakat miskin atau non miskin untuk berperan aktif bersama-sama dalam pembangunan, khususnya penanggulangan kemiskinan. BLM yang disediakan dan dikelola oleh BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) beserta UP (Unit Pengelola), harapannya dapat dilaksanakan dengan memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas. 
PNPM MP mesti dilaksanakan oleh tiga pilar pembangunan, yaitu pemkot, masyarakat dan kelompok peduli. Komitmen, sumbang saran, partisipasi, kemitraan dan sinergitas dari seluruh stakeholder, mutlak diperlukan. Pameran PNPM MP di tingkat kota, Gelar Karya, harapannya menjadi titik awal untuk terbangunnya kepedulian bersama dan sense of belonging terhadap pelaksanaan PNPM MP, khususnya kebersamaan dalam penanggulangan kemiskinan sebagai bagian dalam mewujudkan Kota Bekasi yang Cerdas, Sehat dan Ihsan.
II. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah :
1.    Peserta dan masyarakat umum menjadi terdorong mengetahui dan memahami proses – urutan siklus serta ke depannya dapat turut berpartisipasi dalam kegiatan PNPM MP.
2.  Peserta dan masyarakat umum, terdorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang telah disusun dalam PJM Pronangkis.
3.  Peserta dan masyarakat umum mengetahui berbagai jenis kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan dalam PNPM MP.
4.   Peserta dan masyarakat umum berkomitmen untuk menjalin kemitraan dan sinergitas dalam PNPM MP, khususnya dalam penanggulangan kemiskinan.
III. HASIL
Berangkat dari tujuan di atas, maka hasil yang diharapkan adalah sebagai berikut :
1.    Peserta dan masyarakat umum mengetahui prosedur yang harus dilakukan berkaitan dengan proses dan kesempatan dalam siklus PNPM MP.
2.   Peserta dan masyarakat umum mengetahui secara tepat, jenis dan program serta kegiatan yang dapat diakses untuk turut serta menyukseskan berbagai usulan yang telah dibuat oleh masyarakat dalam PJM Pronangkis.
3.    Peserta dan masyarakat umum mengetahui lebih dalam berkenaan dengan kegiatan yang telah dicapai dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan oleh masyarakat.
4.  Peserta dan masyarakat umum berkomitmen untuk menjalin kerjasama, kemitraan dan sinergitas dalam PNPM MP, khususnya dalam penanggulangan kemiskinan.

IV. METODE

Kegiatan akan dilaksanakan dalam bentuk :
·      Pameran : menampilkan berbagai hasil dari kegiatan tridaya (Lingkungan, Sosial dan Ekonomi) yang dilaksanakan oleh masyarakat, baik berupa dokumentasi maupun produk.
·     Aneka lomba, yaitu : Lomba Mewarnai (TK), Lomba Menggambar (SD), Lomba Baca Puisi (SMP), Lomba Kreativitas (SMA dan PKK), Lomba Poster (Mahasiswa) dan Lomba Photo (BKM).
·         Hiburan : tarian daerah, musik, game dan kuis.
·         Pemutaran film bertema pemberdayaan masyarakat dan hiburan untuk anak-anak.
·    Bazaar : menampilkan produk dari seluruh peserta, yaitu dari masyarakat binaan KSM/BKM, perorangan, SKPD, sponsor dan PNPM MP kota/kabupaten lainnya.
·         Lainnya : donor darah bersama PMI, PNPM MP award dan kegiatan channeling/ kemitraan yang dilaksanakan oleh BKM.
V. PESERTA
Terdiri dari : pimpinan kolektif BKM (504 orang), Unit Pengelola (UP) BKM (280 orang), Kepala Kelurahan dan staf (224 orang), Camat dan staf (24 orang), PJOK dan staf (24 orang), Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Bekasi (30 orang), Satker – PPK (24 orang), DPRD (10 orang), Muspida Kota (10 orang), SKPD (30 orang), Forum BKM Kota (10 orang), Komunitas Belajar Perkotaan (KBP) Kota Bekasi (15 orang), wartawan (4 orang), Konsultan (60 orang), Perguruan Tinggi (5 orang), peserta dan masyarakat umum.

Rabu, 15 Agustus 2012

Gelar Karya PNPM MP Kota Bekasi Tahun 2012


Saling Memaafkan


Ada tebak-tebakan. Tiang apa yang enak? Ada gak ya? Ahaaa, ternyata tebak-tebakan itu ada.     Ya, ditemukan pada bungkus sebuah permen. Mau tahu jawabannya?
Tiang hari panas terik – enaknya makan es doger.  Maksa……..

Ya, 17 Juli 2012, 5 bungkus es doger hadir. Helmy Firmansyah, Asmandat, kena palak. Daripada makan di restoran cepat saji atau nasi uduk Bekasi Jaya (padahal tetap akan ditagih), Helmy dengan cepat berburu es doger. Setelah sholat dhuhur, disaksikan Askot MK, Ema Iklima Dini yang jadi footografer  dan Nur (sekretaris), Helmy pasang lilin di atas es doger. Diawali doa, sejurus kemudian, ditiupnya api di lilin tersebut. Selamat milad ya…. 

Sekretariat PNPM MP Kota Bekasi yang terletak di kompleks kantor Bappeda, untuk pertama kalinya disambangi Kepala Satker, Drs. H. Husni Tarigan, MM, pada 18 Juli 2012. Didampingi PPK, Dian Hariani, S.Sos dan Staf Kapermas, Sadeli, Satker berkesempatan meninjau setiap sudut ruang. Diamatinya plafon yang mengalami kerusakan, dilihatnya ruangan untuk sholat, lantai yang mengalami retak dan betapa penuhnya berkas-berkas di setiap lemari serta di mana-mana ada berkas. Diperhatikannya beberapa kursi yang mengalami kerusakan. Kepala Satker menyindir halaman dekat tangga menuju sekretariat yang berantakan – tidak terawat. Kena, deeeeh….(Alhamdulillah, esoknya, 19 Juli 2012, halaman tersebut sudah bersih).

Kamis, 19 Juli 2012, seluruh personil Kapermas hadir di rumah makan Bumbu Desa di Kota Harapan Indah Kecamatan Medan Satria. Bertempat di halaman belakang, di sebuah gazibu paling besar yang bentuknya memanjang, semua duduk lesehan menghadapi 6 buah meja bambu. Menu makanan telah dipesan. Tempe dan gehu tersaji dalam 3 buah piring. Teh tawar hangat siap dituang ke dalam cangkir alumunium. Aneka minuman dipesan sebagai menu penutup.

Waktu di hape telah menunjukkan angka 13.40 WIB, tapi yang dinanti belum datang jua. Beberapa orang telah menuang nasi dan menikmati beberapa jenis lauk. Hampir semua staf Kapermas gonjang ganjing, berguyon atas keterlambatan pimpinannya. Guyon yang menggambarkan betapa akrab – akur dan terjalin kuat sisi kekeluargaan di lingkup Kapermas.

Pukul 14.10 WIB, Kepala Satker yang sekaligus sebagai Kepala Kapermas, sambil senyam senyum, memasuki gazibu dibuntuti Sadeli. Keduanya langsung  duduk di sebelah barat. Acarapun dimulai. Ya, hari itu, Kepala TU Kapermas, Hj. Sri Subiyakti, memasuki masa pensiun. Sekaligus menyambut ramadhan, gelaran acara terasa rame dan ceria. Meski di ujung acara, diwarnai tetes air mata. Diyakini, itu pertanda kebahagiaan atas kebersamaan yang telah terjalin selama bertugas di Kapermas.

Pada hari yang sama, pukul 16.30 WIB, dilaksanakan pertemuan full tim. Fajar Maulana, mengawali acara dengan pembacaan Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183 – 186. Selanjutnya beberapa informasi ringan dicurahdengarkan, terkait PMPK, Istinaa, BLM 2012, ruangan sholat dan BSM.

Paparan tentang Koperasi Swadaya PNPM MP Kota Bekasi, diungkapkan oleh Herdis Rustiwan, sang komandan koperasi. Dibentuk pada 16 April 2012, dengan simpanan pokok Rp. 50.000, simpanan wajib Rp. 50.000 dan simpanan sukarela kelipatan Rp. 10.000, saat ini telah terhimpun dana sejumlah Rp. 3.550.000. Horeee…

Berikutnya giliran Ema Iklima Dini selaku pengurus asuransi. Disampaikan bahwa dana administrasi Jamsostek yang dihimpunnya, telah mencapai jumlah Rp. 940.000. Disepakati bersama, sebagian dana administrasi tersebut akan dibelanjakan sebagai parcel lebaran senilai Rp. 30.000 per orang. Ema juga menyampaikan dana iuran dengan saldo Rp. 319.000. Berkenaan dengan dana ZIS, Siti Umamah selaku bendahara Forum Fasilitator, disampaikan bahwa saldonya berjumlah Rp. 660.000.

Beberapa saat selepas adzan Maghrib, Abdul Muhyi menutup acara dengan untaian doa. Akhir acara dilakukan dengan bersalaman. Saling memaafkan.

Selasa, 10 Juli 2012

Tetes Keringat


Pengabdian BKM dalam mengemban amanah, tak akan lepas dari rekaman Sang Pemilik Raga. Setiap aktivitasnya, ringan, berat, sedikit, banyak, akan tercatat. Aktivitas tersebut, senantiasa menguras  pikiran dan tenaga. Tenaga yang dicurahkan, mencurahkan keringat. Takkan tercukupkan, bila setiap tetes keringat disandingkan dengan rupiah. Takkan bisa kita membayar keringat mereka
Kegiatan Capacity Building (CB) BKM, merupakan salah satu kegiatan yang difasilitasi dalam BOP PNPM Mandiri Perkotaan di lingkup Satker Kota Bekasi. Kegiatan CB kali ini, dilaksanakan di Hotel Purnama, Cipayung, Bogor pada 26 - 27 Juni 2012. Keesokan harinya, 28 Juni 2012, acara CB dilanjutkan dengan studi banding ke BKM Paguyuban Semplak, Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Utara.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi bersama perwakilan peserta
CB BKM diikuti oleh 63 peserta yang terdiri atas 56 orang perwakilan BKM se-Kota Bekasi dan 7 orang perwakilan dari Tim Fasilitator. CB BKM dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat (Kapermas) Kota Bekasi Husni Tarigan. Selepas pembukaan, kegiatan CB BKM dilanjutkan dengan paparan materi dari Sekretaris TKPKD Erwin Effendi. Di luar dugaan, Walikota Bekasi Rahmat Effendi pun berkenan hadir dan memberikan sambutan.
Dalam sambutannya, walikota menyampaikan apresiasi atas capaian dan pengabdian yang telah dilakukan oleh BKM. Berdasar pengamatan dan kunjungan langsung di beberapa kelurahan, walikota memberikan penilaian yang baik atas pelaksanaan PNPM Mandiri Perktoaan. Walikota menyatakan bahwa PNPM Mandiri Perkotaan telah menumbuhkembangkan keswadayaan dalam setiap kegiatannya.
Keberhasilan PNPM Mandiri Perkotaan selanjutnya diterjemahkan dengan pelaksanaan Dana Bantuan Hibah Stimulan Pembangunan Infrastruktur (DBHSPI) pada 2011, dengan BLM Rp100 juta per kelurahan.
DBHSPI dilanjutkan pada tahun 2012 dengan sebutan Program Pembangunan Partisipatif Berbasis Komunitas (P3BK), pagu BLM Rp200 juta per kelurahan. Walikota berharap, agar P3BK dilaksanakan dengan baik, sehingga dapat diteruskan pada tahun 2013 dengan BLM Rp500 juta per kelurahan.
Selepas memberikan arahan, walikota menyempatkan diri untuk memberikan selamat kepada setiap peserta dan berdialog dengan beberapa peserta. Muncul harapan agar Pemkot Bekasi meningkatkan dana BOP untuk BKM yang tahun ini baru teranggarkan Rp1 juta per kelurahan.
Hari pertama CB BKM berlangsung sampai pukul 23.00 WIB. Pelaksanaan PLPBK Kelurahan Muarasari dan sinergi PNPM Mandiri Perkotaan dan P3BK menjadi dua materi yang disampaikan pada sesi malam. Semangat peserta untuk menimba ilmu, layak diacungi jempol.
Hari kedua CB BKM, berkenan hadir dari Rumah Zakat, Asisten Deputi Sumberdaya Swadaya Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera dan TA Infra OC4 Jabar. Peserta berharap agar Rumah Zakat semakin dekat dengan BKM untuk bersama-sama memberdayakan masyarakat.
Terkait program perumahan swadaya diungkapkan peliknya aksesibilitas terhadap data warga miskin yang bersumber dari TNP2K. Sementara itu, dari paparan TA Infra OC 4 Jabar peserta meminta tips dan trik terkait penyusunan istinaa’ dan aplikasinya, sehingga berdampak signifikan terhadap capaian kinerja kota/kabupaten dan log frame serta IPM – MDGs.
Asdev Sumberdaya Swadaya Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera Sri Nurhayati memaparkan materi
Semifinal leg pertama, antara Spanyol vs Portugal semakin menguatkan kebersamaan seluruh peserta. Diawali tim fasilitator yang berburu kabel USB, layar pun dapat terpasang di halaman parkir. Pertandingan yang berlangsung alot dilanjutkan dengan perpanjangan waktu dan adu penalti, senantiasa diiringi riuhnya sorak sorai peserta. Suasana menjadi sunyi menjelang subuh.
Meski kantuk melanda, beberapa peserta yang didominasi perempuan, penuh semangat mengikuti permainan bola. Empat jenis permainan dengan menggunakan media bola dijalani oleh tiga tim yang masing-masing beranggotakan 5 orang. Permainan pertama, memindahkan tiga bola. Permainan kedua, memindahkan satu bola dengan cara dikipas. Permainan ketiga, menulis angka di punggung peserta dengan menggunakan bola dan permainan terakhir, memindahkan satu bola dengan cara dilempar antarpeserta yang berdiri dalam bentuk lingkaran.
Tim 3 keluar sebagai juara pertama, karena berhasil memenangkan 2 permainan. Diikuti Tim 1 sebagai juara kedua dan Tim 2 (juara ke-3). Hadiah berupa makanan dan minuman dibuka langsung di arena permainan dan dinikmati bersama oleh seluruh peserta.
Dalam rangka studi banding di BKM Semplak, peserta diterima oleh BKM, LPM dan Lurah. Diawali pembukaan dan sambutan, seluruh peserta studi banding diberi kesempatan untuk memperkenalkan diri. Tidak ketinggalan, diperkenalkan juga perwakilan tim fasilitator dari Kota Bekasi dan Tim 2 Kota Bogor.
Selepas sambutan dari Satker Kota Bogor Denni Wismanto, dilakukan serah terima cinderamata. Pimpinan rombongan Dian Hariani, menyerahkan plakat kepada Kepala Dinas Pengawasan Bangunan Erna Hernawati. Selanjutnya Mudjiono, mewakili BKM Kota Bekasi juga menyerahkan plakat kepada Zubaidah, koordinator BKM Semplak. Sementara BKM Semplak menyerahkan beberapa boneka dan keripik buah karya KSM.
Rangkaian acara ditutup dengan menikmati suguhan lontong sayur dan opor ayam. Selanjutnya peserta mengunjungi sekretariat BKM Semplak dan meninjau kegiatan KSM secara langsung di lapangan.
Terungkap bahwa keberhasilan BKM Semplak diraih dengan perjuangan cukup berat. Sempat oleng dengan kandasnya kegiatan perguliran pada tahun 2003, BKM Semplak selanjutnya bangkit di tahun 2005. Tingkat pengembalian saat ini mencapai nilai di atas 90% dengan total perguliran lebih dari Rp2 miliar. Modal semula berjumlah Rp180 juta. Di sisi lain, sebuah KSM dengan produk boneka, akan mengikuti pameran di negeri kincir angin. Salut.
Tepat pukul 15.00 WIB, peserta kembali ke Kota Bekasi. Keceriaan dan kebersamaan selama 3 hari diyakini tergambar di wajah setiap peserta. Senyum optimisme tergurat, menyongsong pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan 2012 dengan semangat terbarukan.
Semoga tetes keringat seluruh BK adalah amal baik yang kelak tergantikan dengan pahala yang berlipat. Semoga keringat itu menjadi rahmat yang  ditukar dengan surga yang penuh berkah. Amin. [Jabar]
Dokumentasi lainnya:
Peserta bermain bolaPeserta dari Tim 3 memamerkan hadiahnya
Peserta CB BKM di bawah rindang pohon
dan teduhnya parasut
Koordinator BKM Semplak Zubaidah menyerahkan
cinderamata kepada Mudjiono, Koordinator BKM Candrabaga
Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi 

Menoreh Satu Titik


Selasa, 15 Mei 2012. Pukul 09.30 - 13.30 WIB. Sekrteriat PNPM MP Kota Bekasi. Pertemuan SF. Seluruh tim ditawarkan untuk menerima kunjungan Wakil Gubernur (Wagub), H. Dede Yusuf Macan, ST.
Jumat, 18 Mei 2012. Pukul 16.45 WIB. HP Samsung GT – E1080F berdering. Muncul nama: BKM Syaiful, koordinator BKM Jatiluhur Barokah kelurahan Jatiluhur kecamatan Jati Asih. “Informasi dari Mbak Siti, bakal ada kunjungan Wagub ke kota Bekasi. Jatiluhur siap, Pa.”

Walikota Bekasi H. Rahmat Effendi
memberikan sambutan 

Wagub Jabar bersama Walikota Bekasi
dan penerima manfaat rutilahu
memandu acara lelang

Koordinator BKM Jatiluhur Barokah H. Syaiful
Anwar menyambut jabat tangan wagub usai
penandatanganan prasasti Jl. Kinit 

Walikota menyerahkan santunan dan
bingkisan alat sekolah kepada anak yatim

Wagub melakukan peletakan batu pertama

Bersama BKM dan warga, wagub 
menikmati makan siang
Rabu, 23 Mei 2012. Pukul 20.30 - 22.20 WIB. RT 4 RW 6 Kelurahan Jatiluhur. Sosialisasi rencana kunjungan Wagub. Warga membulatkan tekadnya: siap menerima kunjungan Wagub. Siap dengan optimalisasi swadaya masyarakat. Sebuah kehormatan dikunjungi Wagub sebagai Pembina TKPK Jawa Barat. Sebuah kebanggaan menerima kunjungannya. Dipandu Sopyan, warga bersepakat membentuk panitia kecil. Muncul gagasan: Kampung PNPM.
Jumat, 25 Mei 2012. Pukul 09.30 - 11.15 WIB. Kantor Pemberdayaan Masyarakat (Kapermas). Diskusi bersama PPK Satker. Disampaikan rencana kunjungan Wagub.
Sabtu, 2 Juni 2012. Pukul 01.45 WIB. Perwakilan BKM tiba di Sukalaksana Kota Bandung. Sebelumnya Hansip RW 11 agak kurang paham dengan warga yang dikunjungi BKM. “O, Pak Yayan,” celoteh seorang Hansip, begitu saya tiba di depan pos ronda. Selanjutnya rombongan BKM tiba di rumah No. 81. Beralaskan 1 buah kasur, 2 buah karpet plus 3 selimut dan 1 badcover, BKM melepas lelah. Beristirahat barang beberapa jam, memulihkan stamina untuk menempuh perjalanan menuju Desa Cukang Genteng Kecamatan Pasir Jambu Kabupaten Bandung.
Pukul 08.15 - 14.10 WIB. BKM tiba di Desa Cukang Genteng. BKM memperoleh gambaran terkait kunjungan Wagub: pembukaan, laporan panitia, kerja bakti, meninjau usaha ternak sapi dan usulan kegiatan sarana air bersih. Selanjutnya makan siang bersama, dialog, penyematan Pin PNPM MP dan terakhir: peninjauan pondok pesantren.
Kamis, 7 Juni 2012. Pukul 09.45 - 10.20 WIB. Kantor Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat. Diskusi bersama PPK Satker Jabar dan TL OC4 Jabar. Disampaikan informasi dan kesiapan  rencana kunjungan Wagub.
Pukul 10.45 - 11.15 WIB. Rumah Dinas Wagub Jalan Ir. H. Djuanda, Bandung. Penyampaian kesiapan dan rencana kegiatan kunjungan Wagub kepada staf khusus Jabar 2. Di luar dugaan, Wagub berkenan untuk menemui BKM.
Jumat, 8 Juni 2012. Pukul 09.15 - 10.05 WIB. Kantor Pemberdayaan Masyarakat (Kapermas). Diskusi bersama Kepala dan PPK Satker. Disampaikan surat rencana kunjungan Wagub. Pihak Satker melanjutkan dengan nota dinas kepada Walikota.
Selasa, 11 Juni 2012. Pukul 02.05 WIB. H.Syaiful Anwar dan Enjang Sasmita, tiba di Sukalasana. Disuguhi martabak keju-kacang, mereka bercerita tentang kesiapan yang sudah dilakukan warga. Diperlihatkan surat undangan untuk Wagub.
Pukul 08.40 WIB. Bergerak menuju rumah dinas Wagub. Undangan diterima Satpol PP. Selain undangan, diserahkan buku profil PNPM MP Kota Bekasi, “Meraih Esok”.
Pukul 11.20 WIB. Kapermas. Diskusi bersama Kepala dan PPK Satker. Disampaikan kesiapan BKM dan warga Jatiluhur untuk rencana kunjungan Wagub. Pihak Satker menyampaikan apresiasi.
Pukul 14.15 WIB. Jalan Kinit RT 4 RW 6 kelurahan Jatiluhur. Warga bergotong royong menyiapkan jalan yang akan diresmikan Wagub dan Walikota dengan peletakan batu pertama. Dilakukan survai lokasi yang akan menjadi titik kunjungan, antara lain: tempat parkir, tempat stand – bazaar KSM, lokasi acara, rumah untuk botram—makan siang, masjid untuk sholat dhuhur berjamaah dan lapangan badminton sebagai tempat parkir cadangan. Umbul-umbul warga telah terpasang mulai dari Jl. Wibawa Mukti, Jl. H. Misan hingga di Jl. Kinit.
Kamis, 14 Juni 2012. Pukul 09.30 - 12.25 WIB. Seretariat PNPM MP. Pertemuan full tim. Membahas kesiapan kunjungan Wagub dan penyebaran undangan.
Jumat, 15 Juni 2012. Pukul 16.25 - 19.30 WIB. Jalan Kinit RT 4 RW 6 kelurahan Jatiluhur. Kesiapan : 16 unit tenda yang terbagi dalam 5 titik, telah terpasang di lapangan utama. Tegak terpasang 4 tenda di satu titik sebagai tempat bazaar produk KSM. Layar tancap telah terpasang di sisi kanan panggung. Peta mini RT 4 RW 6, dipasang di dinding rumah, persis di belakang panggung. Bendera putih bergambarkan logo PNPM, umbul-umbul dan spanduk BTN serta umbul-umbul BKM, berkibar gagah dan semarak.
Sabtu, 16 Juni 2012. Pukul 09.45 WIB. Walikota Bekasi H. Rahmat Effendi, tiba lebih dulu. Selain disambut lambaian bendera kecil sang dwi warna yang dilakukan siswa SD dan SMP serta barisan pramuka, Walikota juga disambut tetabuhan rebana dan lantunan ibu-ibu yang tergabung dalam Grup Marawis RW 6. Pukul 10.20 WIB. Wagub disambut walikota.
Pukul 10.30 WIB, Irawati selaku pembawa acara, mengawali acara dengan mengajak seluruh peserta untu menyanyikan lagu kebangsaan. Berikutnya dilakukan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan pencak silat, laporan koordinator BKM, sambutan walikota dan wagub.
Pukul 11.15 WIB. Wagub memandu lelang amal untuk 6 rutilahu. Walikota menjadi number one, menyanggupi rehab sampai tuntas rutilahu an Amad (RT 3 RW 1). Hal serupa diikuti oleh Wagub untuk rutilahu an Edah (RT 1 RW 7) dan anggota DPRD Jabar Achdar Sudrajat untuk rutilahu a/n Minih (RT 2 RW 1). Tiga unit rutilahu lainnya, a/n Darudin (RT 5 RW 5), Misin (RT 2 RW 1) dan Wanih (RT 4 RW 6), mendapat bantuan dari Camat dan Lurah sekecamatan Jati Asih, SKPD, SD Jatiluhur II dan SMP 24, TL OC4, Tim Fasilitator, Manajemen Trio Macan, BTN dan warga. Dana dikumpul secara langsung. Setelah dilakukan penghitungan, total dana berjumlah Rp. 65.250.000.
Selepas lelang amal rutilahu, wagub dan walikota melakukan penyerahan santunan untuk anak yatim. Santunan berupa dana dan bingkisan alat sekolah untuk 15 anak yatim. Berikutnya Wagub melakukan penandatanganan prasasti pembangunan Jalan Kinit. Bersama walikota, wagub mengawali penulisan dan penandatanganan piagam untuk BKM dan warga RT 4 RW 6.
Dalam piagam tersebut, wagub menulis: Lanjutkan Kebaikan Ini (untuk BKM) dan Teruskan Perjuangan Kalian (untuk warga RT 4 RW 6). Walikota, pun menulis kalimat senada dalam kedua piagam tersebut, yaitu: Muliakan pembangunan melalui kegiatan PNPM.
Selepas doa, dilakukan peletakan batu pertama, shalat dzuhur dan makan bersama.
Alhamdulillah. Satu titik telah ditoreh dan bersiap untuk titik lainnya. [Jabar]

Kita Bisa Karena Kita Mau


Pelatihan open menu dengan tema khusus channeling akhirnya terlaksana dan tuntas. Digelar pada 10, 11 dan 12 April 2012, pelatihan dipusatkan di Balai Patriot kompleks kantor walikota. Pelatihan diikuti oleh 10 orang perwakilan dari setiap kelurahan.
Serangkaian pertemuan dilaksanakan sebagai persiapan pelatihan. Diawali pembentukan panitia pada 25 Februari 2012, dilanjutkan secara marathon pada 11 dan 25 Maret, persiapan terakhir dilakukan 9 April 2012. Persiapan akhir dilaksanakan di Aula Kapermas, yang dihadiri oleh Kepala Satker Drs. H. Husni Tarigan, MM dan PPK Dian Hariani, S.Sos.
Berbagai kendala menjadi tantangan dari sebelum, saat dan pasca-pelaksanaan pelatihan. Pengumpulan dana melalui Tim Faskel yang dilanjutkan dengan penyerahan dari Tim Faskel kepada sekretaris Korkot, penambahan panitia untuk pemenuhan keterwakilan dari 12 kecamatan, perubahan Kerangka Acuan Kerja (KAK), jadwal pelaksanaan yang mengalami penundaan (semula 20, 21 dan 22 Maret), perubahan narasumber dan penyebaran undangan merupakan beberapa hal yang mendapat kritikan dari sejumlah pihak.
Tantangan berikutnya adalah saat pelaksanaan. Hari pertama, acara dihadiri lebih dari 400 peserta. Menghadirkan narasumber pelaku PNPM internal Kota Bekasi ternyata masih dinilai sebagai hal biasa, dan asumsinya, buat apa dilakukan di tingkat kota kalau narasumbernya orang Bekasi?. Akan tetapi asumsi tersebut hanya muncul dari 1-2 peserta. Sementara peserta lainnya, secara umum, menilai positif dan antusias terhadap materi yang disampaikan oleh narasumber. 
Pelatihan hari pertama menampilkan 5 narasumber yang terbagi dalam 2 sesi. Sesi pagi diisi dengan narasumber dari pelaku PNPM. Materi Pelaksanaan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Swadaya dipaparkan Koordinator BKM, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jati Asih Mohammad Ali. Sementara materi kedua disampaikan oleh Suwardi, ketua Program Swadaya Masyarakat (PSM) RW 4, Kelurahan Sepanjang, Kecamatan Bojong Rawa Lumbu.
Penutup sesi pagi diisi oleh Zaelani, anggota BKM Harapan Baru kelurahan Harapan Baru Kecamatan Bekasi Utara. Sesi siang diisi oleh 2 narasumber, yaitu Ahmad Jupri dari pemuda pelopor Kota Bekasi tahun 2011, yang menyampaikan materi tentang pengelolaan Ternak; dan materi kelima disampaikan oleh Sofi Sinta Saufiati, PJ Operasional Bank Sampah Darlink dari Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat.
Hari kedua menampilkan 3 narasumber, diimbangi dengan penurunan kehadiran peserta. Narasumber berasal dari kampus Universitas Islam 45, Bekasi Sosial Responsibility (BSR) dan Disperindagkop. Pelatihan terus dilanjutkan dengan materi tambahan dari K-Link—materi yang dimunculkan secara dadakan dan mengejutkan. Sesi siang yang diisi oleh Drs. Zaenuddin Sitanggang, MS. dari Disperindagkop, menjadi sesi paling menarik di hari itu.
Peserta dari Kecamatan Jati Asih
penuh semangat menampilkan yel-yel
Panitia bersama Plt Walikota Bekasi
G. Gunarti Rahmat Effendi
 
Hari terakhir, peserta mulai tergiring ke nuansa penutupan. Semakin kental nuansanya manakala H. Syaiful dari BKM Jatiluhur Barokah, selaku ketua panitia, melantunkan lagu favoritnya, “Jangan Terulang Kedua Kali”. Disambung beberapa peserta lainnya yang unjuk kemampuan dalam olah suara.
Diawali materi KPI dan Log Frame, pelatihan di sesi pagi dilanjutkan dengan materi Kebijakan Integrasi PNPM yang disampaikan Drs. H. Hadi Santoso, MA, selaku Asisten Deputi Urusan Pengarusutamaan Kebijakan dan Anggaran Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Lepas istirahat, shalat dan makan (ishoma), kehadiran Plt Walikota G. Gunarti Rahmat Effendi kian menyemarakkan kegiatan pelatihan. Selepas materi “Dasar Menuju Kemandirian BKM” yang disampaikan Ketua LSM KAPSI Sunandar, panitia mendaulat Plt Walikota untuk menjadi juri Lomba Yel-yel yang diikuti oleh peserta dari setiap kecamatan. Terpilihlah Kecamatan Bekasi Barat sebagai juara I, Kecamatan Jati Sampurna (Juara II) dan Kecamatan Mustika Jaya (Juara III).
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan singkat dari perwakilan Bank Tabungan Negara (BTN), Ketua Komisi B DPRD Rony Hermawan, dan Wakil Ketua DPRD Yusuf Naseh. Pada pukul 15.45 WIB, acara ditutup secara resmi oleh Ibu Plt Walikota.
Selesai? Ternyata belum! Bumbu pelatihan terus berlanjut. Begitu tuntas di TKP, acara dilanjutkan dengan diskusi dan perdebatan kecil antara konsultan dengan panitia. Terjadi missing link dalam komunikasi dan koordinasi. Missing link tersebut berlanjut di esok harinya. SF dari 7 tim beserta kekorkotan melakukan evaluasi pelatihan bersama panitia inti. Mencoba menemukenali missing linkguna memahami apa yang terjadi.
Ketua FBKM H. Moch Djafar, Kepala Satker
Drs.H.Husni Tarigan, MM, Asda 1 dan
Ketua Panitia H. Syaiful Anwar bersiap
menyanyikan lagu Indonesia Raya
Lagu kebangsaan "Indonesia Raya"
membahana di Balai Patriot
 
Itulah sedikit catatan Pelmas Channeling PNPM Mandiri Perkotaan di Kota Bekasi. Perencanaan yang sedemikian rupa dan pertemuan yang intensif untuk mencapai hasil maksimal tetap memunculkan kekurangan di sejumlah hal. Tapi, di sisi lain, muncul rasa haru dan bangga. Indonesia Raya berkumandang. Semangat para peserta menyanyikan “Topi Saya Bundar”, militansi narasumber dan kekuatan kalimat “Phu che nen phu nen, tan che yauw phu yauw” ( 不是能不能 坍是要不要 ) akan menjadikan Pelmas Channeling sebagai event yang selalu dikenang.
Ya, kita bisa karena kita mau. (Jabar)